sebelum masuk dalam pembahasan pemasangan CCTV, kita tentunya harus mengetahui apakah CCTV itu?
Pengertian CCTV
CCTV adalah surveillance camera
system atau kamera pengawas, yang terdiri dari kamera dan system DVR (Digital
Video Recording). CCTV adalah
perangkat yang digunakan untuk mengawasi dan merekam segala bentukaktifitas
dalam suatu area / lokasi. CCTV dapat digunakan sebagai security alarm / alarm pengaman
disebuah area / lokas.
1.2.2 Alat yang
digunakan untuk Pemasangan Kamera CCTV
Untuk membuat sebuah sistem
CCTV sederhana terlebih dahulu anda harus mengetahui peralatan alat atau
material yang digunakan dalam instalasi tersebut. Berikut ini peralatan atau
material yang diperlukan :
A. Alat :
1. Cutter
Alat ini digunakan untuk mengupas
kulit kabel.
2.Tang Potong
Alat ini digunakan untuk memotong kabel & kawat/tembaga.
3. Obeng
Obeng Plus digunakan untuk memasangkan baut ke CCTV yang ingin dipasangkan ke
tempat tujuan agar CCTV tidak terlepas/jatuh dari tempatnya.
Obeng minus digunakan untuk memperkuat tekanan kabel
DC Coaxial di konektor DC.
4. Bor

Mungkin juga diperlukan bor untuk
membolongkan dinding atau langit-langit saat memasangkan CCTV di suatu ruangan
B. Bahan
1. Monitor CCTV
Sebagai perlengkapan pertama untuk
melakukan instalasi CCTV Camera adalah adalah sebuah monitor. Dan untuk
tampilan visual dari CCTV yang telah dipasang.
2. Digital
Video Recorder (DVR)
Perlengkapan jenis ini
berfungsi sebagai penyimpan data visual untuk direkam kemudian diubah menjadi
video dan bisa dimunculkan pada televisi atau monitor. Format file ekstensi
untuk hasil rekam beragam, GCIF, MPEG4 dan AVi, jadi Anda mudah menentukan mana
yang akan Anda gunakan, dan umumnya kapasitas penyimpanan sekitar 100GB lebih
dan bisa diupgrade hingga 1 terabyte.
4. CCTV Camera
Inilah
perlengkapan wajib ada saat hendak melakukan instalasi, tanpa alat ini maka gambar
yang dihasilkan tidak ada
5. Adapter dan
Power Supply

Adaptor dan power supply adalah
sebuah rangkaian yang berguna untuk memberikan arus listrik dan mengubah
tegangan AC yang tinggi menjadi DC yang rendah. Pilih salah satunya saja
6. Kabel Power
CCTV dan Coaxial Kabel RG 59
Untuk
jenis kabel ini Anda bisa menyesuaikan daya yang diperlukan oleh perangkat lain
ke adaptor dan power supplay, hati-hati dan jangan terbalik. Fungsi dari kabel
ini adalah untuk menghubungkan dan mengirimkan data dari CCTV ke DVR. Konektor RFBiasanya ini
disebut sebagai bayonet neil concelman (BNC), berfungsi sebagai penghubung
antara CCTV Camera dengan Alat perekam (DVR) atau langsung ke monitor. Konektor
CCTV Power DCKonektor
CCTV Power DC ini, berfungsi untuk memberikan arus listrik kepada Camera CCTV. Kabel VGA Kabel yang satu ini digunakan untuk menghubungkan DVR ke Monitor.
1.2.3
Pemasangan CCTV
A. Proses Pengukuran CCTV
·
Mengukur jarak letak kamera CCTV dengan DVR
B. Langkah Pemasangan CCTV
Langkah I
Langkah I
1. Tentukan kabel yang sesuai, dan pastikan letak kamera CCTV.
2. Untuk kabel
CCTV, Anda dapat menggunakan kabel RG59 Siamese yang terdiri dari kabel video dan kabel power (positif
dan negatif). Kabel RG59 Siamese merupakan kabel standard yang sering digunakan
untuk instalasi CCTV. Seperti yang telah di jelaskan diatas.Tentukan lokasi dan
area pantauan CCTVLokasi pemasangan CCTV bisa Anda tentukan berdasarkan jarak
pandang yang hendak dimonitoring (apakah dekat atau jauh) dan apakah untuk keadaan
gelap atau terang. Dari situ baru Anda tentukan titik pemasangan kamera CCTV.
3. Prioritaskan
penempatan kamera CCTV di bawah atap/ tempat terlindungTerutama
untuk pemasangan CCTV di rumah, prioritaskan letak posisi kamera CCTV dibawah
atap karena bisa melindungi kamera CCTV Anda dari hujan, angin, dan sebagainya.
Selain itu, penempatan di bawah atap juga biasanya memberikan tampilan view
yang lebih baik dan mudah untuk menarik kabel jaringan.
4. Cari titik untuk mulai menarik kabel dari luar ke dalam Setelah
menentukan titik pemasangan CCTV, berikutnya adalah mencari titik masuk untuk
menarik kabel RG59 dari luar ke dalam.
5.
Penempatan monitor, DVR, dan
Power Supply
Monitor dan DVR adalah alat-alat yang melengkapi
sistem CCTV Anda. Jika kamera
CCTV biasanya ditempatkan diluar, maka Monitor, DVR, dan Power Supply sebaiknya
ditempatkan didalam ruangan.
6. Memulai penarikan kabel
Setelah didapatkan titik kamera CCTV dan lokasi penempatan monitor dan
DVR, maka berikutnya adalah menarik kabel RG59 yang menghubungkan antara CCTV dengan monitor dan
DVR. Setelah melakukan Langkah I, maka lanjut ke Langkah berikutnya.
Langkah II
·
Pisahkan Kabel Power CCTV dengan Kabel Coaxial RG59
dengan cara memotong tengah Kabel menggunakan tang potong. Lakukan setiap ujung
Kabel!
·
Bagian luar Kabel Coaxial dikupas menggunakan
cutter sekitar 1 cm agar serabut tembaga (seperti rambut) dapat terlihat.
Kemudian serabut ditekuk ke belakang. Lakukan setiap ujung Kabel!
·
Bagian luar Kabel Power dikupas menggunakan cutter
sekitar 2-3 cm agar Kabel Power (merah dan hitam) terlihat. Kemudian kupas
bagian luar Kabel Power sekitar 0,5 cm agar serabut tembaga dapat terlihat.
·
Pasang Konektor BNC ke Kabel Coaxial dengan memutar
searah jarum jam sampai seluruh serabut tembaga tertutup. Kemudian pasang
bagian lainnya. Lakukan setiap ujung Kabel!
·
Pasang Konektor CCTV Power DC ke Kabel Power (merah ke
positif, hitam ke negatif). Dengan cara memutar ke kiri baut yang berada di
positif negatif Konektor CCTV Power DC menggunakan obeng minus (kecil). Setelah
itu rapatkan baut dengan cara memutar baut ke kanan. Catatan : Konektor CCTV
Power DC hanya dipasang di ujung Kabel yang ingin dipasangkan.
·
Pasang Kamera CCTV. Pisahkan bagian bawah Kamera CCTV
dengan lensanya. Kemudian pasang Alas Kamera CCTV di titik yang telah
ditentukan tadi, dengan cara menggunakan baut dan obeng. Dan hubungkan Konektor
ke pasangannya masing – masing. Setelah itu pasang kembali bagian Kamera CCTV
lainnya.
·
Sekarang, hubungkan Kabel Coaxial yang telah
dipasangkan Konektor BNC ke belakang DVR.
·
Hubungkan DVR dengan Monitor menggunakan Kabel VGA.
·
Hubungkan Power Supply dengan Kabel Power (merah dan
hitam) Kamera CCTV.













0 komentar:
Posting Komentar